Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Dia

Awalnya gue sama sekali nggak nyangka bisa punya perasaan sedalam ini ke dia. Dulu, pas pertama kali masuk kuliah, dia termasuk orang yang cukup vokal waktu masa orientasi. Bahkan sempat jadi salah satu yang genit ke gue di Zoom, tepat setelah kejadian memalukan, video gue ke-pin tanpa sengaja di hari kedua ospek. Karena malu banget, gue sampai keluar dari grup angkatan. Banyak yang nge-chat nanya kenapa, tapi dari semua itu, cuma satu orang yang gue bales, dan itu dia. Dia nanya kenapa gue keluar, lalu nawarin buat invite gue lagi ke grup. Gue jawab singkat, sekadar “iya, thank you.” Habis itu? Nggak ada interaksi lagi sama sekali. Sampai akhirnya ada acara festival budaya jurusan. Gue yang biasanya nggak pernah berbaur, tiba-tiba ikut gabung sama anak-anak yang bahkan baru gue kenal hari itu. Malam makin larut, sekitar jam 1 atau 2 pagi, dan gue bingung gimana cara pulang. Tiba-tiba dia nawarin buat pulang bareng karena katanya searah. Tanpa mikir panjang, gue iyain. Sebelum jalan, d...

Postingan Terbaru

Apakah?

My Mom

Perjudian

Di Ujung Tanduk

Pasir, Lampu

Adiksi

Ternyata

Hujan Oktober

Dera