Dera

"Sya ini kelar jam berapa dah?" Dera bolak balik melihat jam di hand phone nya. "Dikit lagi kelar, kenapa emang?" Sya bertanya balik.

Dera melihat notif dari hand phone nya, hanya sekedar membaca, tidak ingin langsung dibalas. Kebiasaan wanita memang sengaja untuk slow respon kalau di chat cowok. "Eh kita foto bareng dulu Der, ayo"

"Kalau misalkan gue di tawarin di anter sama cowok, menurut lo gimana Sya?" Dera memotong keheningan antara mereka saat temannya sedang sibuk mengirim hasil foto tadi ke group. "Hah siapa?" Sya sedikit menekan intonasi pertanyaannya, dia memang agak sedikit posesif karena pasalnya Dera memang bodoh perkara pria.

"Kak Nial"

"Sumpah, jangan ya Der, sus banget dia tuh, udah-udah pulang sekarang aja, keburu dia nyampe, cepet"

Menuruti perintah temannya itu Dera akhirnya segera pulang. Langitnya mendung, sudah pukul 20.41 WIB.

Telpon Dera berdering
"Gue udah keluar tol"

"Hah, gue udah di jalan"

"Gue udah deket"

"Pap"


Akhirnya Dera berhenti di halte terdekat. Bodoh memang. Gerimis pula.

Karena satu perkara terjebak seterusnya.


Komentar

Anonim mengatakan…
Sdh mau skripsi ya,sy doakan smoga nilai ipk nya bagus

Postingan populer dari blog ini

Perjudian

My Mom

Apakah?