Jalan


Aku pernah berhenti untuk mencintai karena yang kucinta membuat hatiku mati. Manyingkirkan segala rasa untuk melindungi diri dan berharap tidak akan salah lagi. Hingga akhirnya kau datang menemuiku, bercerita tentang indahnya berjuang bersama, menjalin kasih sayang antara dua insan yang pernah sama-sama jatuh dan ingin bangun kembali.

Tergoda aku dengan kepiawaianmu, ku putuskan untuk siap menempuh jalan bersamamu. Namun ketika di simpang jalan lihai sekali kepala mu melihat ke belakang. Tak pernah ku sangka bahwa ternyata tujuan mu ada di belakang. Dengan pelan kau putar arah menuju Dia di jalan yang bahkan aku tak pernah tau bahwa kau pernah lewati. Bersama Dia yang mungkin lebih mengenali mu daripada aku.

Dan kini, aku berjalan sendiri, di jalan mu.

Komentar

Anonim mengatakan…
maaf

Postingan populer dari blog ini

Perjudian

My Mom

Apakah?