Pulang
Waktu menunjukkan pukul 13:45 WIB. Baru saja terdengar pengumuman landing, aku segera menegakkan sandaran kursi, menutup meja-meja kecil di hadapanku, dan mengencangkan sabuk pengaman. Lalu melihat ke arah jendela, awan-awan putih, dan langit yang biru; kesukaanku. Sudah nampak jelas gedung-gedung dan rumah-rumah besar dari atas sini. Jantungku berdebar, aku tak sabar. Kututup mataku.
“Para penumpang yang terhormat, selamat datang di Jakarta, kita telah mendarat di Bandar Udara internasional SOEKARNO-HATTA, ...”
Setelah pengumuman itu aku bersiap menuju terminal untuk mengambil barang bawaanku di tempat pengambilan bagasi.
“Dia pasti sudah lama menunggu,” pikirku.
Aku segera mencari Puan itu, tak sulit mencarinya karena dia mempunyai rambut yang unik dan yang paling aku sukai.
Ketemu! Aku terdiam, mata kami bertatapan dan dia berlari ke arahku.
Ia menggunakan baju kaos putih polos dan celana biru cerah. Memang sederhana, tapi cantik. Ah, lihat! Dia sengaja menggunakan flat shoes karena ia tahu bahwa aku tak cukup tinggi, manis sekali.
Kami berhadapan, ia menangis. Aku segera memeluknya dan mengatakan “Aku pulang.”

Komentar